Tentang Kami

PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS DJUANDA

                Hai guys kira-kira apa yang ada di kepalamu kalo kamu denger kata “perpustakaan” ?

Kalo jaman dulu biasanya cerita sebuah perpustakaan adalah cerita tenang ketenangan, keseriusan, dan cerita tentang orang-orang yang kurang pergaulan. Masih banyak perpustakaan yang mengisyaratkan dengan “shhhhhh” bagi para pemustakanya yang tidak bisa mengunci mulutnya.

                Cerita perpustakaan adalah juga cerita tentang keseriusan. Lihat saja disinilah tempatnya para pemustaka datang dengan dahi berlipat-lipat karena bayangan setumpuk beban akan tugas beratnya.


                Lihat juga para personilnya, banyak diantara mereka adalah orang-orang yang sulit untuk tersenyum. Mereka kebanyakan adalah orang-orang yang sangat serius dan kurang bisa mengekspresikan dirinya. Tidak salah juga kalau perpustakaan lebih sering berisi para pemustaka yang kuper atau kurang pergaulan. Mereka yang sering mengunjungi perpustakaan adalah orang-orang yang kurang menyukai pergaulan maupun hura-hura. Mereka adalah orang-orang yang lebih suka menenggelamkan diri dalam keasyikan mereka sendiri. Berselancaran dan memuaskan diri sendiri dari buku ke buku.

                Salahkah kalu kemudian perpustakaan dicap sebagai keseriusan, kebisuan, kuper alias tidak gaul? ? ?

                Come on guys hari gini udah bukan musimnya lagi di perpustakaan bilang “sssstttt” atau jangan berisik, dan kini orang yang berkunjung ke perpustakaan bukanlah mereka yang tidak pandai bergaul dan sulit tersenyum, dan sekarang Universitas Djuanda udah punya nih tongkrongan yang menghasilkan ilmu bahkan tongkrongan ini sangat jauh dari kata membosankan karena disini kita bisa ber-ekspresi dan ga jadul.

Kini di perpustakaan UNIDA sudah ga ada lagi istilah seperti diatas, di perpustakaan kami para pemustaka dapat mengekspresikan dirinya, karena sudah saatnya perpustakaan peduli akan kebutuhan emosi para pemustaka. Kebutuhan emosi yang sangat menonjol adalah di perhatikan dan perpustakaan UNIDA punya beberapa hal untuk membina kedekatan dengan pemustaka di antaranya :


  1. TAYANGAN LANGSUNG BERITA NUSANTARA DAN PER FILMAN

                Melihat perkembangan dunia atau pun negara memang sangat diminati oleh para pemustaka begitu juga dengan per filman yang bisa membuat para pemustaka sejenak untuk bersanatai sekaligus mendapat wawasan dengan begitu para pemustaka tidak akan menjadi kudet alias kurang update.

  1. FASILITAS MUSIK

                Dengan fasilitas ini para pemustaka dapat merequest lagu yang pemustaka inginkan agar dalam membaca mereka bisa relaxs bila di iringi dengan alunan musik.

Dengar Musik Saat Belajar Bikin Otak Lebih Pintar

Penelitian mengungkapkan, mendengarkan lagu pop bisa membuat remaja lebih pintar. Seorang ilmuwan asal Inggris mengatakan, mendengarkan lagu Miley Cyrus atau Justine Timbarlake saat belajar, memberikan efek menenangkan. Ini yang membantu otak berpikir secara lebih logis dan mengingat fakta baru lebih mudah.

Dr Emma Gray, seorang terapi perilaku kognitif di The CBT Inggris dan Layanan Konseling di London,mengatakan lagu pop emotif dan lagu-lagu rock termasuk lagu Firework milik Katy Perry dapat menghasilkan keadaan tinggi kegembiraan yang membantu bahasa Inggris, drama dan seni.

Sementara mendengarkan musik klasik ketika belajar, membuat lebih baik dalam ujian matematika. Hal ini karena melodi dan kisaran nada dalam musik klasik seperti Beethoven Fur Elise membantu siswa belajar lebih lama dan mempertahankan informasi lebih lanjut.

Penelitian menemukan lagu seperti We Can't Stop -nya Miley Cyrus atau Mirrors-nya Justin Timberlake memupuk pikiran logis dan membantu siswa untuk belajar dan mengingat fakta baru.

"Musik memiliki efek positif pada pikiran dan mendengarkan jenis musik yang tepat sebenarnya dapat meningkatkan belajar. Musik dapat menempatkan Anda dalam kerangka pikiran yang lebih baik untuk belajar.

Siswa yang mendengarkan musik sebenarnya bisa melakukan lebih baik daripada mereka yang tidak mendengarkan musik," kata Dr Gray seperti dilansir dari dailymail.

PopojiCMS adalah Content Management System yang dibuat dengan konsep yang sangat menarik dan mudah untuk digunakan. PopojiCMS dibuat dengan tampilan responsive dengan base bootstarp dan selain itu juga dilengkapi dengan banyak plugin jQuery.

PopojiCMS dibangun di atas dasar OOP tetapi tetap tidak menghilangkan rasa native-nya, sehingga developer awam pun bisa dengan mudah menggunakannya. Semoga PopojiCMS dapat menjawab semua kebutuhan Anda tentang web.


Terima kasih,

Jenuar Dwi Putra Dalapang a.k.a Dwira Survivor